Wednesday, May 29, 2013

Kalimat Penalaran Deduksi Secara Tidak Langsung

a.     Semua pemain bola harus giat berlatih
Ronaldo adalah pemain bola
Ronaldo harus giat berlatih
b.     Jika tidak ada minuman manusia akan kehausan
Minuman tidak ada
Jadi, manusia akan kehausan
c.      Bapak saya berada di Medan atau Bali
Bapak saya berada di Medan
Jadi, Ayah saya tidak berada di Bali
d.     Yani jujur atau berbohong
Ternyata Yani berbohong
Jadi, Yani tidak jujur
e.      Semua lulusan smk siap untuk bekerja
Gracia  adalah lulusan smk
                   Jadi, Gracia siap untuk bekerja

Kalimat Penalaran Deduksi Secara Langsung

a.     Semua  gula rasanya manis. ( premis )
Semua sebagian yang manis adalah gula. ( simpulan )
b.     Tidak sebuah mobil pun adalah motor (premis)
Tidak sebuah motor pun adalah mobil (simpulan)
c.      Semua manusia bernafas melalui paru-paru (premis)
Tidak satu pun manusia bernafas tidak melalui paru-paru (simpulan)
d.     Tidak satu pun kucing adalah gajah (premis)
Semua kucing adalah bukan gajah (simpulan)
e.      Semua mahasiswa Gunadarma memliki KTM (premis)
Tidak satu pun mahasiswa Gunadarma tidak memilki KTM (simpulan)

Tidak satu pun yang tidak memiliki KTM adalaah mahasiswa Gunadarma (simpulan)

Saturday, April 27, 2013

PENALARAN GENERALISASI DAN PENALARAN ANALOGI


Contoh Artikel yang mengandung Penalaran Generalisasi

“Direktur Utama PT.KOMPUTER JAYA Mustafa Abubakar memperkirakan bahwa kekurangan komponen IC di sejumlah daerah tidak akan mengganggu stok komponen IC nasional. Bahkan, rencana impor 2007 akan diundur untuk 2008 karena produksi komponen IC dalam negeri dalam beberapa bulan mendatang mencukupi. Mustafa menjelaskan bahwa stok komponen IC per Juli 2012 sebanyak 1,63 juta komponen cukup untuk kebutuhan mahasiswa selama 7 bulan. Rencana pengadaan 1,8 juta komponen tahun ini sudah terpenuhi 1,53 juta komponen dari pembuatan pabrik. Impor komponen IC 2012 diperkirakan hanya 1,3 juta komponen, lebih sedikit 200.000 komponen dari rencana impor tahun 2012. Dengan demikian, cadangan komponen nasional masih dapat mencukupi kebutuhan mahasiswa dan tidak perlu dikhawatirkan sampai akhir 2012 “


Contoh Artikel yang mengandung Penalaran Analogi

Sebuah tiang yang terbuat dari bahan yang berkualitas baik tidak mudah digoyahkan apalagi dirobohkan. Siapa saja yang ingin merusak akan sia-sia saja karena kekuatan yang dimilikinya berbeda dengan tiang yang dibuat dari bahan yang bermutu rendah. Tiang yang terbuat dari bahan yang bermutu rendah mudah untuk dirobohkan. Begitu pula dengan keimanan yang dimiliki seseorang. Seseorang yang beriman dengan dasar keagamaan yang kuat tidak akan mudah digoyahkan oleh godaan dan pengaruh yang akan merusak keimanannya. Dengan demikian keteguhan iman seseorang dapat diibaratkan sebagai kekokohan tiang yang berkualitas baik.

Contoh Kalimat Penalaran Generalisasi, Hipotesa, Analogi, Hubungan Kausalitas dan Induksi



1.     Contoh Kalimat Generalisasi
Jika dibakar plastik akan meleleh, jika dibakar sedotan akan meleleh, jika dibakar ember akan meleleh, jika dibakar botol akan meleleh, jadi jika benda plastik dibakar akan meleleh.

2.     Contoh Kalimat Hipotesa / Teori
Apabila terlihat awan hitam dan langit menjadi gelap, maka seseorang dapat menyimpulkan bahwa sebentar lagi akan turun hujan.

3.     Contoh Kalimat Analogi
Seorang bayi dilahirkan dalam keadaan suci seperti kertas putih. Bayi akan dibentuk pribadinya sesuai dengan didikan yang diterimanya seperti kertas putih dapat diisi dengan berbagai hal sesuai dengan keinginan pemiliknya. Bila bayi dididik dengan baik maka akan seperti kertas yang terisi dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya. Jadi membentuk kepribadian baik seorang anak, ibarat menulis kertas putih dengan hal-hal yang bermanfaat.

4.    Contoh Kalimat Hubungan Kausalitas
        Sebab – Akibat
 Karena kemarin Rendy kehujanan, maka hari ini Rendy sakit.
                                          
         Akibat – Sebab
  James memperoleh IPK 3,9 karena ia rajin belajar.

         Akibat – Akibat
Gunung merapi mulai aktif dan mengeluarkan awan panas, para penduduk yang tinggal di kaki gunung merapi akhirnya harus mengungsi. Para pendaki yang hendak mendaki gunung merapi harus mengundur jadwalnya ke gunung merapi setelah mendengar kabar bahwa gunung merapi mulai mengeluarkan awan panas.

5.     Contoh Kalimat Induksi
Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk mencegah deman berdarah adalah menguras bak mandi minimal seminggu sekali. Langkah berikutnya adalah dengan menutup tempat tempat  yang digunakana untuk menampung air. Adapun langkah ketiga adalah dengan mengubur barang barang bekas yang mungkin menjadi penampung air. Dengan melakukan ketiga hal tersebut secara benar,diharapkan kita mampu mencegah dan memberantas demam berdarah.

Sunday, March 31, 2013

Kalimat Argumentasi & Kalimat Penalaran


Arikel Pertama

Kalimat Argumentasi dan Kalimat Penalaran
Permasalahan ekonomi yang dihadapi Indonesia bukanlah permasalahan ekonomi makro, melainkan masalah ekonomi mikro. Yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut adalah para insinyur bukan ahli ekonomi. Hal tersebut disampaikan Fauzi Ichsan, Vice President&Economist Standard Chartered. “Tantangan yang ada adalah dalam bidang ekonomi mikro,"ucapnya dia di Jakarta, Rabu (14/10) malam.
Permasalahan tersebut, lanjutnya antara lain masalah pembangunan infrastruktur seperti jalan tol dan pelabuhan yang menjadi gerbang masuknya devisa asing. Selain itu, kata Fauzi, belum meratanya pembangunan pembangkit tenaga listrik di Indonesia juga menjadi salah satu masalah ekonomi Indonesia yang perlu diperhatikan. Pasalnya listrik merupakan motor penggerak roda perekonomian.

      Kalimat Argumentasi Artikel diatas
Permasalahan ekonomi yang dihadapi Indonesia bukanlah permasalahan ekonomi makro, melainkan masalah ekonomi mikro”
“Selain itu, kata Fauzi, belum meratanya pembangunan pembangkit tenaga listrik di Indonesia juga menjadi salah satu masalah ekonomi Indonesia yang perlu diperhatikan”

      Kalimat Penalaran
” Yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut adalah para insinyur bukan ahli ekonomi”
“Permasalahan tersebut, lanjutnya antara lain masalah pembangunan infrastruktur seperti jalan tol dan pelabuhan yang menjadi gerbang masuknya devisa asing”
“Pasalnya listrik merupakan motor penggerak roda perekonomian”

Artikel Kedua

Perekonomian Indonesia
Secara umum, kita semua sudah tahu apa-apa saja yang menjadi masalah dan sumber masalah Ekonomi di Indonesia. seperti masalah pengangguran, kemiskinan, sulitnya kesehatan, sulitnya pendidikan, keamanan dan sebagainya atau penyebab dari ulah para koruptor, ulah orang-orang yang ingin menang sendiri, dan lain sebagainya.
Namun dalam artikel ini kita akan lebih membahas bagaimana sebenarnya solusi untuk masalah ekonomi Indonesia tersebut. Dalam pemilihan presiden 8 Juli 2009 lalu para capres dan cawapres mengusung isu ekonomi dalam visi misinya. Hal ini terlihat jelas dengan adanya pemberian porsi khusus dalam masalah ekonomi.
Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) – Boediono mengatakan tidak akan menyerahkan perekonomian kepada pasar bebas. Akan ada campur tangan negara. Meski tidak boleh terlalu jauh karena hal itu akan mematikan sektor swasta.
Namun, masih hangat dalam ingatan kita. Pada tahun 1996-1998, ketika Boediono menjabat sebagai Direktur I BI urusan analisa kredit terkucurlah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp 400 triliun. Belum lagi ketika Boediono menjadi Kepala Bappenas. Terkucurlah dana rekap perbankan Rp 600 triliun.
Ironisnya para obligator BLBI justru diberikan Release and Discharge alias dibebaskan dari masalah hukum. Akhirnya, rakyatlah yang harus membayar hingga tahun 2032.
Pasangan Jusuf Kalla (JK) – Wiranto berkomitmen membangun ekonomi kerakyatan. JK berjanji akan mewujudkan ekonomi mandiri yang terlepas dari ketergantungan asing. Namun, kita pun tahu. Selama pemerintahan SBY – JK, JK dianggap berperan banyak dalam mengarahkan kebijakan-kebijakan ekonomi yang juga tak kalah liberal. Seperti menaikkan harga BBM di atas 100% yang jelas-jelas membebani rakyat.
Adapun pasangan Megawati – Prabowo sepakat untuk membangun ekonomi kerakyatan. Bahkan, pasangan ini sudah berbagi tugas. Prabowo ditugaskan menangani masalah perekonomian untuk fokus membangun ekonomi kerakyatan dan kebangkitan ekonomi rakyat.Namun, kita pun tidak mungkin lupa pada masa kepemimpinan Megawati pula aset-aset negara banyak dijual atas nama privatisasi.
Apa yang para capres dan cawapres tersebut ucapkan hanyalah sebatas wacana tanpa solusi nyata untuk mengatasi masalah ekonomi bangsa ini. Untuk mewujudkan perekonomian yang mandiri dibutuhkan ketegasan dalam menghentikan campur tangan asing. Salah satunya dengan menutup pintu masuk campur tangan asing itu, yaitu utang luar negeri.
Jika campur tangan asing sudah terlanjur masuk maka harus segera dibereskan dan dibersihkan. Jika langkah ini tak pernah ditempuh, jangan pernah berharap akan terwujudnya ekonomi Indonesia yang mandiri. Selama sistem Kapitalisme bercokol di negeri ini maka kesejahteraan rakyat yang dicita-citakan hanyalah mimpi.
Ekonomi yang mandiri dan pro-rakyat hanya bisa diwujudkan ketika negeri ini mau menerapkan sistem peraturan Islam. Caranya adalah dengan penerapan sistem perekonomian Islam yang dijalankan dalam bangunan hukum dan sistem politik Islam secara konsisten.
Lebih dari itu menerapkan sistem Islam dalam segala aspek kehidupan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Allah SWT berfirman:
“Sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan
kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan
(ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS Al Araf [7]: 96)”.
Oleh karena itu saatnya Indonesia keluar dari cengkraman ekonomi yang dinaungi Kapitalisme. Karena jelas-jelas perekonomian yang dibangun hanya berasakan kepentingan belaka. Saatnya Indonesia bangkit dengan kembali pada sebuah aturan mulia yaitu Islam dalam seluruh bidang kehidupan.

Kalimat Argumentasi :
“Secara umum, kita semua sudah tahu apa-apa saja yang menjadi masalah dan sumber masalah Ekonomi di Indonesia. seperti masalah pengangguran, kemiskinan, sulitnya kesehatan, sulitnya pendidikan, keamanan dan sebagainya atau penyebab dari ulah para koruptor, ulah orang-orang yang ingin menang sendiri, dan lain sebagainya”
“Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) – Boediono mengatakan tidak akan menyerahkan perekonomian kepada pasar bebas. Akan ada campur tangan negara. Meski tidak boleh terlalu jauh karena hal itu akan mematikan sektor swasta”
. “Belum lagi ketika Boediono menjadi Kepala Bappenas. Terkucurlah dana rekap perbankan Rp 600 triliun”
“Pasangan Jusuf Kalla (JK) – Wiranto berkomitmen membangun ekonomi kerakyatan”. “JK berjanji akan mewujudkan ekonomi mandiri yang terlepas dari ketergantungan asing”
“Adapun pasangan Megawati – Prabowo sepakat untuk membangun ekonomi kerakyatan. Bahkan, pasangan ini sudah berbagi tugas. Prabowo ditugaskan menangani masalah perekonomian untuk fokus membangun ekonomi kerakyatan dan kebangkitan ekonomi rakyat”.” Namun, kita pun tidak mungkin lupa pada masa kepemimpinan Megawati pula aset-aset negara banyak dijual atas nama privatisasi”.
“Jika campur tangan asing sudah terlanjur masuk maka harus segera dibereskan dan dibersihkan. Jika langkah ini tak pernah ditempuh, jangan pernah berharap akan terwujudnya ekonomi Indonesia yang mandiri”
“Oleh karena itu saatnya Indonesia keluar dari cengkraman ekonomi yang dinaungi Kapitalisme. Karena jelas-jelas perekonomian yang dibangun hanya berasakan kepentingan belaka. Saatnya Indonesia bangkit dengan kembali pada sebuah aturan mulia yaitu Islam dalam seluruh bidang kehidupan”

Kalimat Penalaran :
“Dalam pemilihan presiden 8 Juli 2009 lalu para capres dan cawapres mengusung isu ekonomi dalam visi misinya”
Pada tahun 1996-1998, “ketika Boediono menjabat sebagai Direktur I BI urusan analisa kredit terkucurlah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp 400 triliun”
“Ironisnya para obligator BLBI justru diberikan Release and Discharge alias dibebaskan dari masalah hukum. Akhirnya, rakyatlah yang harus membayar hingga tahun 2032”
“Selama pemerintahan SBY – JK, JK dianggap berperan banyak dalam mengarahkan kebijakan-kebijakan ekonomi yang juga tak kalah liberal. Seperti menaikkan harga BBM di atas 100% yang jelas-jelas membebani rakyat”.
“Apa yang para capres dan cawapres tersebut ucapkan hanyalah sebatas wacana tanpa solusi nyata untuk mengatasi masalah ekonomi bangsa ini”
“Ekonomi yang mandiri dan pro-rakyat hanya bisa diwujudkan ketika negeri ini mau menerapkan sistem peraturan Islam. Caranya adalah dengan penerapan sistem perekonomian Islam yang dijalankan dalam bangunan hukum dan sistem politik Islam secara konsisten”

Definisi Bahasa


Pengertian Bahasa Menurut Pakar

Menurut Keraf dalam Smarapradhipa (2005:1), memberikan dua pengertian bahasa. Pengertian pertama menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Kedua, bahasa adalah sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer.
Owen dalam Stiawan (2006:1), menjelaskan definisi bahasa yaitu language can be defined as a socially shared combinations of those symbols and rule governed combinations of those symbols (bahasa dapat didefenisikan sebagai kode yang diterima secara sosial atau sistem konvensional untuk menyampaikan konsep melalui kegunaan simbol-simbol yang dikehendaki dan kombinasi simbol-simbol yang diatur oleh ketentuan).
Arigan (1989:4), beliau memberikan dua definisi bahasa. Pertama, bahasa adalah suatu sistem yang sistematis, barang kali juga untuk sistem generatif. Kedua, bahasa adalah seperangkat lambang-lambang mana suka atau simbol-simbol arbitrer.
Menurut Santoso (1990:1), bahasa adalah rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia secara sadar.
Definisi lain, Bahasa adalah suatu bentuk dan bukan suatu keadaan (lenguage may be form and not matter) atau sesuatu sistem lambang bunyi yang arbitrer, atau juga suatu sistem dari sekian banyak sistem-sistem, suatu sistem dari suatu tatanan atau suatu tatanan dalam sistem-sistem. Pengertian tersebut dikemukakan oleh Mackey (1986:12).

Thursday, December 27, 2012

Opinion Leadership


Pengertian Pemuka Pendapat
Pengertian pemuka pendapat menurut Denis L Wilcox, dkk : “ Serving as catalysts for the formation of public opinion are peoplewho are knowledgeable and articulate about specific issues. They arecalled opinion leaders. Sociologists describe them as (1) highlyinterested in the subject or issues, (2) better informed on the issuesthan average person, (3) avid consumers of mass media, (4) earlyadopters of new ideas, and (5) good organizers who can get otherpeople to take action”. Sehingga untuk membentuk katalis dari formasi opini publik yang mempunyaipengetahuan yang luas dan mengetahui tentang isu-isu yang spesifik. Mereka itudisebut dengan pemuka pendapat (opinion leader) .
Ahli sosiologi mendeskripsikan opinion leader  sebagai orang yang :
1)      Mempunyai ketertarikan yang tinggi terhadap isu-isu yang berkembang di tengahmasyarakat
2)      Mereka lebih informatif dalam menyampaikan isu-isu daripada rata-ratamasyakarat biasa
3)      Opinion leader adalah orang yang berhubungan erat dengan media massa
4)      Mereka paling dini mengadopsi atas ide-ide baru
5)      Mereka dapat mengorganisir dengan sebaik mungkin untuk mempersuasikanorang lain untuk melakukan tindakan. ( Denis L.Wilcox,dkk, 2001,211)Pemuka pendapat
(opinion leader) adalah orang yang mempunyai keunggulandaripada masyarakat kebanyakan. Salah satu keunggulan para pemuka pendapat (opinion leader)dibandingkan dengan masyarakat kebanyakan adalah pada umumnyapara pemuka pendapat (opinion leader)itu lebih mudah menyesuaikan diri dengan  15masyarakatnya, lebih kompeten dan lebih mengetahui tata cara memelihara normayang ada di dalam masyarakat. ( Nurudin, 2000:97) pemuka pendapat (opinionleader) juga dapat diartikan sebagai orang yang sering dimintai petunjuk daninformasi oleh kebanyakan masyarakat, meneruskan informasi politik dari mediamassa kepada masyarakat. Misalnya tokoh informal masyarakat kharismatis, atausiapapun yang dipercaya oleh publik. (www.romeltea.wordpress.com 21 Oktober2007 18: 25: 02 GMT).

Opinion leader merupakan sumber informasi atau opini, sedangkan followers sebagi penerima-penerima informasi atau opini(receivers). (Wiryanto, 2000:66). Parapemuka pendapat selain mempunyai kharisma dan mempunyai kelebihan-kelebihanyang tidak dimiliki oleh masyarakat yang kebanyakan, hal ini yang membuatnya lekatdapat menjadi pembentuk opini yang ada dalam masyarakat. Bahwa tidak semuamasyarakat dapat berperan menjadi seorang opinion leader dikarenakan tidak mudahpada kenyataannya menjadi panutan dan contoh bagi semua pihak yang ada di dalamwilayah masyarakat desa.
Berdasarkan penelitian para ahli, pada umumnya karakteristik pemukapendapat adalah sebagai berikut :
1)      Lebih tinggi pendidikan formalnya dibandingkan dengan anggotamasyarakatnya atau kelompoknya.
2)      Lebih tinggi status sosialnya serta status ekonominya.
3)      Lebih inovatif dalam menerima atau mengadopsi ide baru.
4)      Lebih tinggi pengenalan medianya(media exposure).
5)      Kemampuan empati mereka lebih besar.
6)      Partisipasi social mereka lebih besar, atau lebih tinggi.
7)      Lebih kosmopolit ( Drs. Riyono Pratikto, 1983:340).Ada dua pengelompokkan pemuka pendapat
(opinion leader)berdasarkanaktif tidaknya dalam berperilaku. Pemuka pendapat (opinion leader)disebut aktif jikaia sengaja mencari penerima atau followers untuk mengumumkan ataumensosialisasikan suatu informasi. Pemuka pendapat (opinion leader) pasif artinya. pemuka pendapat (opinion leader) dicari followersnya. Dalam hal ini follower  aktif mencari informasi kepada pemuka pendapat (opinion leader) sehubungan denganmasalah yang dihadapi. (Nurudin, 2000: 93).
Dengan demikian bukan hanya masyarakat yang memerlukan danmembutuhkan informasi dari seorang opinion leader  akan tetapi juga seorang opinionleader  juga terkadang mencari masyarakat guna menyampaikan informasi yanghendak disampaikannya. Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa seorang opinionleader  mempunyai hubungan (relasi) yang relatif dekat dan saling mengenal danmengetahui satu sama lain. Hanya saja terkadang proses untuk saling membutuhkandan penyampaian informasi akan berjalan seiring dengan intensitas pesan yanghendak disampaikan. Akan tetapi seorang opinion leader  memiliki kelebihan yangkadang kurang dimiliki oleh masyarakat yang berstatus masyarakat biasa. Sebabdengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh pemuka pendapat (opinion leader) inilah yang menjadikannya pantas dijadikan tempat bertanya masyarakat lain yangbertempat tinggal di daerah setempat, atau hanya sekedar sebagai tempat untuk mencari informasi.
Dalam masyarakat yang sedang mengalami proses modernisasi, perananpemuka pendapat (opinion leader) dibutuhkan untuk membimbing masyarakat dalammenerima inovasi baru dengan cara mempraktekkan terlebih dahulu ide-ide barusebelum disebarluaskan pada masyarakat setempat. Hal ini seperti yang dinyatakanoleh Katz, bahwa merupakan tugas pemuka pendapat(opinion leader) memperkenalkan kepada masyarakat mengenai ide-ide baru yang sesuai denganhakikat lingkungannya, melalui media apapun yang dirasa tepat. ( Eduard Depari danColin Mac Andrew, 1973: 23). 17 Kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat baik tokoh formal maupuntokoh informal yang berguna untuk menyebarluaskan informasi dan memberikanmotivasi kepada seluruh masyarakat luas. Pihak ini berposisi sebagai opinion leader. Pemberian bekal para kader kesehatan secara terarah pada safe mother hood  jugaperlu segera direalisasikan. (www.adln.lib.unair.ac.id 25 Agustus 2007 14: 10: 56GMT)
Keberadaan pemuka pendapat (opinion leader) Menurut Everett M. Rogers ada tiga cara untuk mengukur ataupun mengetahuiadanya pemuka pendapat (opinion leader),yaitu :
a)      Metode Sosiometrik  Metode sosiometrik ini masyarakat ditanyakan kepada siapa mereka memintanasihat atau mencari informasi mengenai masalah kemasyarakatan yang sedangdihadapinya. Metode sosiometrik ini adalah metode yang paling tepat untuk dapatmenentukan siapakah pemimpin masyarakat yang sesuai dengan pandangan dananggapan oleh para pengikutnya.
b)      Informant’s Rating Metode informant’s rating ini mengajukan pertanyaan-pertanyaan tertentu padaorang atau responden yang dianggap sebagai key informants dalam masyarakatsebagai pemimpin-pemimpin mereka. Di dalam metode ini orang yang inginmengetahui siapakah pemimpin masyarakat melalui responden harus jeli dalammemilih key informants dan mereka yang benar-benar akrab denganmasyarakatlah yang selayaknya pantas untuk dipilih menjadi pemimpin.
c)      Self Designing Method Metode self designing method  adalah metode yang dapat mengajukan pertanyaankepada para responden dan meminta untuk ditunjukkan tendensi yang lain yangdapat menunjuk siapa-siapa saja yang diperkirakan dapat mempunyai pengaruh.Validitas pertanyaan ini sangat tergantung pada ketepatan (akurasi) respondenuntuk mengidentifikasi dirinya sebagai pemimpin. Dengan kata lain, bias jadi ia jarang dimintai nasehat atau informasi, akan tetapi di dalam menjawab pertanyaan ia menjawab sering.
Para pemuka pendapat (opinion leader) yang secara informal dapatmempengaruhi tindakan-tindakan atau sikap dari orang-orang lain, baik mereka,masyarakat yang sedang mencari-cari informasi (opinion seeker) ataupun orangyang sekedar menerima informasi secara pasif  (opinion recipient). (www.direxionconsulting.com). Para pemuka pendapat (opinion leader) Ini 18 terlebih yang tinggal di wilayah pedesaan, kuantitas untuk lebih memperolehkepercayaan (trust) dari masyarakat akan lebih besar. Hal ini tidak terkecuali padasemua anggota masyarakat yang ada di dalam sebuah desa, baik dewasa maupunpara orangtua, keberadaan opinion leader  akan sangat berpengaruh terhadaptindakan-tindakan yang akan dilakukan. Orang-orang tua yang mayoritasmengenyam pendidikan yang sangat minim bahkan ada yang tidak mengenyampendidikan sama sekali, mereka masih sangat membutuhkan keberadaan seorang opinion leader  sebagai tempat mendapatkan informasi dan menjadi tempatbertanya perihal persoalan yang sedang dihadapi.
Walaupun tidak semua opinion leader pada dirinya hanya mempunyaikemampuan untuk menjaga kredibilitas (wibawa) maka ia kemudian ditokohkanoleh para anggota masyarakatnya. Dengan lain perkataan, para opinion leader   hanya melekat sebuah kemampuan yang hanya mengacu pada satu segipermasalahan atau topik saja (monomorphism opinion leadership).
Ada dua macam kepemimpinan seorang opinion leader  dilihat dari aspek penguasaan materi permasalahan ataupun penguasaan topik:
1)       Monomorphic opinion leadership Monomorphic opinion leadership adalah seorang pemuka pendapat yanghanya menguasai satu macam topik permasalahan dalam hal kecenderunganseorang individu untuk melakukan tindakan. Di dalam  Monomorphic opinionleadership ini pemuka pendapat (opinion leader) ini hanya sedikit sekalipenguasaan dan pemahamannya sebab hanya terbatas pada satu pokok persoalaninti saja. Dengan kata lain tingkat kemampuan seorang opinion leader  hanyasebagai sebuah pemuka pendapat pada satu bidang ilmu.
2)      Polymorphic opinion leadership Polymorphic opinion leadership adalah seorang pemuka pendapat (opinionleader) yang menguasai lebih dari berbagai topik permasalahan di dalamkecenderungannya terhadap tindakan yang dilakukan oleh masyarakatnya. Pemukapendapat yang disebut Polymorphic opinion leadership ini menguasai lebih banyak topik permasalahan ini adalah yang paling mudah untuk mendapatkan  followers sebab opinionleader  ini dirasa mampu untuk memberikan informasi yang jauh lebih banyak daripadayang hanya menguasai satu tema permasalahan saja.

 Pemimpin opini itu memiliki 7 sifat sbb:

  1. Pendidikan formal lebih tinggi ketimbang orang yang ada dilingkungannya
  2. Status sosial dan kekayaan yang lebih tinggi
  3. Mempunyai daya pembaharuan yang besar dalam menerima ide baru
  4. Perhatiannya besar pada media massa
  5. Kemampuan empati yang baik
  6. Partisipasi aktif dalam masyarakat
  7. Memiliki pengalaman yang luas